*TOKSOPLASMA* . Siapa yg masih asing dg istilah ini? Di masyarakat penyakit ini selalu dikaitkan dengan kucing dan wanita. Kenapa ya? Yuk kita bahas beberapa fakta ttg toksoplasma.
1⃣ _Toksoplasmosis tidak disebabkan oleh virus_ , tapi Toksoplasmosis disebabkan oleh sejenis protozoa bernama _Toxoplasma gondii_. Protozoa ini merupakan makhluk hidup bersel satu yang dapat hidup di dalam tubuh makhluk hidup yang lain sebagai parasit.
2⃣ _Toksoplasmosis tidak menular ke manusia melalui bulu dan air liur kucing_ , tapi Toksoplasmosis menular melalui feses kucing yang terinfeksi, maupun makanan yang terkontaminasi oleh Toksoplasma yang berada di lingkungan. Tidak hanya kucing, hewan berdarah panas yang lain seperti sapi, kambing dan kelinci juga dapat menularkan toksoplasma ketika daging hewan yang terinfeksi kita makan dalam kondisi kurang matang.
3⃣Bagaimana siklus hidup Toksoplasma?
Parasit ini memang hanya dapat berkembang secara aseksual dan seksual di usus halus kucing. Setelah berkembang biak di usus halus kucing, parasit ini mengeluarkan ookista melalui feses kucing. Di tanah, ookista bersporulasi (menetas), mengkontaminasi rumput dan sayuran yang dimakan oleh manusia/ternak yang dimakan dalam kondisi tidak bersih/kurang matang. Di tubuh manusia/ternak ookista dapat menetap di berbagai organ dan menimbulkan berbagai gejala penyakit.
Parasit ini memang hanya dapat berkembang secara aseksual dan seksual di usus halus kucing. Setelah berkembang biak di usus halus kucing, parasit ini mengeluarkan ookista melalui feses kucing. Di tanah, ookista bersporulasi (menetas), mengkontaminasi rumput dan sayuran yang dimakan oleh manusia/ternak yang dimakan dalam kondisi tidak bersih/kurang matang. Di tubuh manusia/ternak ookista dapat menetap di berbagai organ dan menimbulkan berbagai gejala penyakit.
4⃣ _Kapan kucing mengeluarkan ookista di fesesnya? Dan bagaimana mengetahuinya?_
Sangat sulit mengetahui kapan kucing mengeluarkan ookista dari Toksoplasma ini. Ilmu kedokteran hewan yang berkembang sejauh ini menjelaskan bahwa kucing yang sedang terinfeksi Toksoplasma tidak menimbulkan gejala yang spesifik, biasanya hanya diare seperti disebabkan oleh protozoa lain. Untuk lebih spesifik harus dilakukan cek feses di laboratorium atau menggunakan alat deteksi khusus. Menurut Opsteegh,et al, 2012, *kucing mengeluarkan ookista hanya selama 1-2 minggu setelah terinfeksi Toksoplasma, dan biasanya hanya terjadi pada kucing usia kitten. Sekali kucing terinfeksi , dia akan membentuk imunitas/kekebalan sehingga tidak dapat mengeluarkan ookista lagi seumur hidupnya*.
Sangat sulit mengetahui kapan kucing mengeluarkan ookista dari Toksoplasma ini. Ilmu kedokteran hewan yang berkembang sejauh ini menjelaskan bahwa kucing yang sedang terinfeksi Toksoplasma tidak menimbulkan gejala yang spesifik, biasanya hanya diare seperti disebabkan oleh protozoa lain. Untuk lebih spesifik harus dilakukan cek feses di laboratorium atau menggunakan alat deteksi khusus. Menurut Opsteegh,et al, 2012, *kucing mengeluarkan ookista hanya selama 1-2 minggu setelah terinfeksi Toksoplasma, dan biasanya hanya terjadi pada kucing usia kitten. Sekali kucing terinfeksi , dia akan membentuk imunitas/kekebalan sehingga tidak dapat mengeluarkan ookista lagi seumur hidupnya*.
5⃣ _Apakah toksoplasma menyebabkan kemandulan?_
Tidak hanya efek kemandulan, toksoplasma dapat menetap di berbagai organ. Ketika parasit ini menetap di organ reproduksi akibat yang muncul adalah gangguan organ reproduksi baik wanita maupun pria. Ketika menetap di janin, dapat mengganggu perkembangan janin. Ketika menetap di otak juga dapat menimbulkan gangguan di otak. Dan lain sebagainya.
Tidak hanya efek kemandulan, toksoplasma dapat menetap di berbagai organ. Ketika parasit ini menetap di organ reproduksi akibat yang muncul adalah gangguan organ reproduksi baik wanita maupun pria. Ketika menetap di janin, dapat mengganggu perkembangan janin. Ketika menetap di otak juga dapat menimbulkan gangguan di otak. Dan lain sebagainya.
6⃣ _Apakah penyakit ini bisa disembuhkan?_
Tentu bisa, konsultasikan dengan dokter keluarga anda. Alangkah baiknya jika kita melakukan tes TORCH ketika akan memulai program hamil untuk deteksi awal penyakit. Tes ini tidak hanya untuk catlover tapi semua orang beresiko akan penyakit ini.
Tentu bisa, konsultasikan dengan dokter keluarga anda. Alangkah baiknya jika kita melakukan tes TORCH ketika akan memulai program hamil untuk deteksi awal penyakit. Tes ini tidak hanya untuk catlover tapi semua orang beresiko akan penyakit ini.
7⃣ _Bagaimana agar kita dan kucing kita bebas dari toksoplasma?_
Jangan sampai kucing BAB di sembarang tempat karena ookista dapat bersporulasi dalam waktu 1-3 hari. Beri litter box khusus dan segera buang feses kucing ke tempat khusus pembuangan tinja. Gunakan gloves dan cuci tangan setelah membersihkan litter box.
Segera bersihkan ketika ada feses yang menempel di bulu.
Jangan biarkan kucing berburu, makan daging mentah, tikus hidup, dll. Beri pakan kucing yang sesuai dan sehat
Berikan obat cacing khusus kucing setidaknya 6 bulan sekali.
Cuci bersih sayur, buah dan masak daging sampai matang.
Gunakan sarung tangan saat berkebun.
Resiko penularan toksoplasma tinggi pada orang dg imunitas rendah (ibu hamil dan penderita penyakit imun).
Jangan sampai kucing BAB di sembarang tempat karena ookista dapat bersporulasi dalam waktu 1-3 hari. Beri litter box khusus dan segera buang feses kucing ke tempat khusus pembuangan tinja. Gunakan gloves dan cuci tangan setelah membersihkan litter box.
Segera bersihkan ketika ada feses yang menempel di bulu.
Jangan biarkan kucing berburu, makan daging mentah, tikus hidup, dll. Beri pakan kucing yang sesuai dan sehat
Berikan obat cacing khusus kucing setidaknya 6 bulan sekali.
Cuci bersih sayur, buah dan masak daging sampai matang.
Gunakan sarung tangan saat berkebun.
Resiko penularan toksoplasma tinggi pada orang dg imunitas rendah (ibu hamil dan penderita penyakit imun).
8⃣ _Apakah vaksinasi melindungi kucing dari Toksoplasma?_
*Tidak*. Vaksinasi hanya melindungi kucing dari 4 macam penyakit karena virus yaitu Panleukopenia, rhinotracheitis, calicivirus dan chlamydia. Pencegahan kucing dari toksoplasma seperti pada poin nomor 7.
*Tidak*. Vaksinasi hanya melindungi kucing dari 4 macam penyakit karena virus yaitu Panleukopenia, rhinotracheitis, calicivirus dan chlamydia. Pencegahan kucing dari toksoplasma seperti pada poin nomor 7.
Terima kasih. Drh. Ully. Djalu PS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar